8 Kesalahan SEO Blogger Pemula yang Harus Dihindari Agar Blog Cepat Naik di Google
Kesalahan SEO Pemula yang Harus Dihindari
Pelajari kesalahan SEO pemula yang sering terjadi dan cara menghindarinya agar blog kamu cepat naik di hasil pencarian Google.
Pernah nggak sih kamu merasa udah nulis artikel bagus, tapi tetap aja nggak muncul di halaman pertama Google? 😩 Nah, itu bisa jadi karena kamu masih melakukan beberapa kesalahan SEO pemula yang sebenarnya bisa dihindari. SEO (Search Engine Optimization) memang terlihat rumit di awal, tapi kalau kamu tahu dasarnya dan tahu apa yang jangan dilakukan, hasilnya bisa jauh lebih cepat terasa.
1. Mengabaikan Riset Kata Kunci
Banyak blogger pemula langsung menulis tanpa riset kata kunci dulu. Padahal, riset kata kunci itu seperti kompas yang menentukan arah tulisanmu. Kalau kamu asal menulis tanpa tahu apa yang dicari orang, kemungkinan besar artikelmu sulit ditemukan.
Cara menghindarinya:
- Gunakan tools gratis seperti Google Keyword Planner, Ubersuggest, atau Ahrefs Free Tools.
- Cari keyword dengan volume pencarian sedang tapi persaingan rendah.
- Gunakan kata kunci utama di judul, paragraf pembuka, dan secara natural di isi artikel.
Pengalaman pribadi: Dulu aku juga sering asal nulis. Tapi setelah belajar riset kata kunci, trafik blog-ku naik hampir 3x lipat dalam 2 bulan. Jadi jangan remehkan langkah kecil ini.
2. Fokus ke Jumlah Kata, Bukan Kualitas
Banyak yang salah paham bahwa semakin panjang artikel, semakin bagus untuk SEO. Padahal tidak selalu begitu. Google lebih suka artikel yang informatif, relevan, dan memuaskan pembaca, bukan yang sekadar panjang.
Tips memperbaiki:
- Utamakan kualitas informasi, bukan panjang teks.
- Gunakan subjudul (H2, H3) biar artikel lebih terstruktur.
- Tambahkan data, contoh nyata, atau pengalaman pribadi biar lebih kredibel.
3. Keyword Stuffing (Menjejali Kata Kunci)
Ini salah satu kesalahan klasik. Beberapa pemula terlalu sering menaruh kata kunci di setiap kalimat karena takut artikelnya nggak “terdeteksi” Google. Padahal ini justru bikin tulisan terasa aneh dan bisa dianggap spam oleh algoritma Google.
Cara menghindarinya:
Gunakan kata kunci secara alami, cukup 1–2% dari total jumlah kata. Variasikan juga dengan sinonim atau istilah sejenis. Misalnya, untuk keyword “SEO pemula”, kamu bisa variasikan dengan “belajar SEO dasar” atau “strategi SEO blogger”.
4. Tidak Mengoptimasi Meta Deskripsi dan Tag
Meta deskripsi itu ibarat “cuplikan iklan” yang muncul di hasil pencarian. Kalau kamu biarkan kosong atau asal, peluang klik bisa berkurang. Begitu juga dengan tag dan label yang asal-asalan, bisa bikin struktur blog kamu berantakan.
Tips:
- Tulis meta deskripsi menarik maksimal 150 karakter.
- Gunakan tag yang relevan dengan isi artikel.
- Masukkan kata kunci utama secara natural di meta deskripsi.
Baca juga: Cara Mengatur Meta Deskripsi dan Tag di Blogger
5. Lupa Optimasi Gambar
Banyak blogger lupa kalau gambar juga bisa dioptimasi. Misalnya, file terlalu besar tanpa dikompres, atau nama file masih “IMG_2025.jpg” yang nggak SEO-friendly. Padahal optimasi gambar bisa mempercepat loading blog dan bantu artikel lebih mudah muncul di Google Images.
Langkah mudah optimasi gambar:
- Kompres gambar sebelum upload (gunakan TinyPNG atau Compressor.io).
- Gunakan nama file yang relevan, misalnya: kesalahan-seo-pemula.jpg.
- Isi atribut alt text dengan kata kunci utama.
6. Tidak Membangun Link Internal
Link internal membantu Google memahami struktur blog kamu dan meningkatkan waktu kunjungan pembaca. Tapi banyak pemula yang belum memanfaatkannya.
Coba arahkan pembaca ke artikel lain yang relevan di blog kamu. Misalnya, setelah membahas kesalahan SEO, kamu bisa mengarahkan ke artikel seperti Cara Meningkatkan Traffic Organik Blog.
7. Mengabaikan Pengalaman Pengguna (UX)
Google makin pintar menilai kenyamanan pengunjung. Blog yang loading-nya lama, tampilannya berantakan, atau terlalu banyak pop-up bisa bikin peringkat turun.
Solusi cepat:
- Gunakan template yang responsif dan ringan.
- Periksa kecepatan blog lewat PageSpeed Insights.
- Pastikan navigasi mudah diakses.
8. Tidak Mengecek Statistik dan Evaluasi
SEO bukan tentang menulis lalu ditinggalkan. Kamu perlu terus evaluasi performa artikel. Lihat mana yang banyak dikunjungi, mana yang butuh diupdate.
Gunakan Google Search Console untuk memantau keyword yang membawa trafik dan perbaiki artikel sesuai data yang kamu dapat.
Kesimpulan
SEO itu bukan soal trik instan, tapi soal memahami pembaca dan mesin pencari secara bersamaan. Dengan menghindari kesalahan SEO pemula di atas, kamu bisa mempercepat proses berkembangnya blog dan memperkuat kredibilitasmu di mata Google.
Pelajari lebih lanjut
Kalau kamu baru mulai belajar SEO, coba perbaiki 1–2 hal dari daftar di atas dulu. Jangan lupa baca juga panduan lengkap tentang membangun strategi SEO blog dari nol. Yuk, mulai optimasi blog kamu hari ini dan lihat perubahan trafiknya dalam beberapa minggu ke depan! 🚀
Gabung dalam percakapan