Tips Menulis Artikel Cepat dengan Bantuan AI
Tips Menulis Artikel Cepat dengan Bantuan AI
Ditulis oleh Ginanjar Putro Taksoko – Kode Untuk Masa Depan
Pembuka: Menulis Cepat Tanpa Kehilangan Jiwa Tulisan
Siapa bilang menulis artikel harus berjam-jam di depan layar? Di era sekarang, kita bisa memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) loh sebagai asisten atau teman menulis — bukan untuk menggantikan kreativitasmu, tapi untuk mempercepat proses berpikir dan mengetik.
Banyak penulis kini menggunakan AI sebagai asisten pribadi: mulai dari merancang struktur artikel, mencari ide, hingga merapikan bahasa. Tapi, ada trik khusus supaya hasilnya tetap terasa “manusiawi”. Yuk, bahas bareng!
1. Gunakan AI Sebagai Pemantik Ide, Bukan Penulis Utama
Misalnya nih.. Saat menulis, admin biasanya pakai AI buat “manasin mesin otak” dulu — sekadar bantu cari ide awal. Tapi setelah itu, isi dan gaya tulisannya tetep aku olah sendiri biar tetep sesuai style aku. contoh kamu ingin menulis tentang cara meningkatkan produktivitas. Ketik di ChatGPT: “Berikan 5 ide artikel tentang produktivitas kerja.” Hasilnya? berikut admin kodeuntukmasadepan contohin hasil tangkapan layarnya, kemarin admin juga nyobain sendiri buat nyari bahan menulis😁.. Kamu dapat berbagai sudut pandang baru.
Setelah itu, pilih ide yang paling relevan dan kembangkan dengan gaya bahasa kamu sendiri. AI memberi bahan mentah, tapi tetep kamu yang menentukan rasa dan arah tulisan.
2. Buat Kerangka Tulisan Sebelum Menulis
Lanjut ke langkah berikutnya, Gunakan AI untuk menyusun outline cepat. Misalnya:
Buatkan struktur artikel tentang “Cara Menulis Blog Profesional” dengan 5 subjudul.
Dengan begitu, kamu sudah punya alur logika tulisan sejak awal. Setelah kerangka jadi, barulah kamu isi satu per satu bagian dengan kalimatmu sendiri.
3. Gunakan AI Grammar Checker
Menulis cepat sering bikin typo atau kalimat janggal. Nah, coba gunain Grammarly atau LanguageTool untuk membantu revisi otomatis. Kamu bisa fokus ke ide aja, biarkan AI bantu dari sisi teknisnya.
Berkaca dari pengalaman admin, Kemarin aku nyoba menggunakan Outline dari ChatGPT + Grammar check dari Grammarly — hasilnya aku bisa hemat waktu sekitar 30 menitan dibanding manual😁. oh iya, Kalau kamu menulis dalam Bahasa Indonesia, bisa pakai Typely untuk mengecek kejelasan kalimat dan gaya tulisanmu.
4. Gunakan AI untuk Riset Cepat
AI seperti Perplexity atau Gemini bisa bantu riset dengan cepat. Bedanya dengan Google biasa, AI bisa menyaring dan menyimpulkan data langsung tanpa harus membuka banyak tab.
Namun tetap verifikasi sumbernya, ya. AI itu cepat, tapi tanggung jawab tetap di tangan penulis.
5. Tambahkan Sentuhan Pribadi
Nah.. Bagian ini yang sering dilupakan. Tulisan AI bisa terasa dingin. Jadi tambahkan sedikit cerita pribadi, opini ringan, atau contoh nyata dari pengalamanmu. Inilah yang bikin artikel kamu terasa hidup dan dipercaya pembaca.
Penutup: AI Bukan Pengganti, Tapi Partner Menulis
Dengan AI, proses menulis bisa lebih cepat, tapi hasil akhir tetep tergantung pada kalian sebagai penulisnya. AI bisa bantu, tapi gaya, nilai, dan emosi tulisan tetap milikmu.
Kalau kamu sudah pernah pakai AI buat bantu menulis, ceritakan di kolom komentar: bagian mana yang paling membantu?
Gabung dalam percakapan